Tampilkan postingan dengan label Riadhoh Ayat Al Qur´anul Kariim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Riadhoh Ayat Al Qur´anul Kariim. Tampilkan semua postingan
Jumat, 13 Februari 2015
Riadhoh Surat Al Waqiah (Sirrul Waqiah, Mujarrab)
Kaifiatu ‘Amal :
Al-fatehah liridho illahi ta’alaa wa syafaa’atin nabiyyi Sayyidina Muhammadin Sholallahu ‘alaihi wa alihi was sallama wa libarokaati karoomaati auliyaa illahi ta’alaa was-sholihin wa ridho walidayni li qodho-i haajatii….( niat )…wa ila hadrotin nabiyyi Sayyidina Muhammadin Sholallahu ‘alaihi wa alihi was sallama, wa nabiyullah Khidir Balya ibni Mulkan AS. Khususon ila hadrotin Al-Imam As-Sajjad Sayyidina Ali Zainal Abidin bin Husein bin Ali bin Abi Tholib wa ummihi Sayyidatina Fatimah Azzahroh binti Rasulullah Muhammad SAW, wa man ajazani Al-Habib Muhammad bin Ali Syahab – Palembang. Bisirril Al-fatehah….
Dimulai pada awal bulan Hijriah hari senen sampai 14 hari kedepan. Dan dibaca sebanyak urutan harinya. Caranya sebagai berikut :
• Hari 01 senen dibaca : 1x
• Hari 02 selasa dibaca : 2x
• Hari 03 Rabu dibaca : 3x
• Hari 04 Kamis dibaca : 4x
• Hari 05 Jum’at dibaca : 5x
• Hari 06 Sabtu dibaca : 6x
• Hari 07 Ahad dibaca : 7x
• Hari 08 Senen dibaca : 8x
• Hari 09 Selasa dibaca : 9x
• Hari 10 Rabu dibaca : 10x
• Hari 11 Kamis dibaca : 11x
• Hari 12 Jum’at dibaca : 12x
• Hari 13 Sabtu dibaca : 13x
• Hari 14 Ahad dibaca : 14x
Dan khusus pada hari kamis setelah membaca surah waqiah sejumlah hari yang jatuh pada hari itu bacalah doa khusus dibawah ini. Dalam 14 hari itu akan ada 2x hari kamis. Yaitu hari ke 4 dan ke 11. Amalan ini khusus untuk meluaskan rezeqi, memperbanyakkan harta, dan memudahkan segala kesulitan seperti hutang dan lain-lain. Sangat Mustajab !! Rahasiakan amalan ini dari orang-orang yang tidak baik. Inilah doa yang khusus dibaca pada kedua hari kamis tersebut. Saat pembacaan Surah Al-Waqiah sebaiknya setelah Waktu Isya’.
Bismillahir rahmaanir rahiim…
Yaa Waahidu, Yaa Ahaadu, Yaa Majiidu, Yaa Jawaadu, Yaa Haliimu, Yaa Hannaanu, Yaa Mannaanu, Yaa Kariimu, As-aluka tuhfatan min tuhfaatika tallumu bihaa sya’syii wa taqdhii bihaa daynii wa tushlihu bihaa sya’nii Birohmatika Yaa Sayyidi. Allahumma in kaana rizqii fis-samaa-i fa-anzilhu, wa in kaana fiil ardhi fa akhrijhu, wa in kaana ba’iidan faqorribhu, wa in kaana qoriiban fayassirhu, wa in kaana qoliilan fakasy-syirhu, wa in kaana kasyiroon fabaariklii fiihii, wa arsilhu ‘alaa aidii khiyaari kholqika, walaa tuhawwijnii ilaa syiroorin kholqika, wa in lam yakun fakawwinhu bi kaynuu niyyatika wawahdaa niyyatika. Allahumman qulhu ilaa haitsu akuunu walaa tunqulnii ilaihi haitsu yakuunu, innaka ‘alaa kulli syai-in qodiirin. Yaa Hayyu Yaa Qoyyumu, Yaa Waahidu, Yaa Majiidu, Yaa Barru, Yaa Kariim, Yaa Rohiimu, Yaa Ghoniyyu, Sholli ‘ala Muhammadin wa ali Muhammadin wa tammim ‘alaina ni’mataka wa hanni’naa karoomataka wa albisnaa ‘afiataka.
Catatan :
Untuk doanya diluar hari kamis, silahkan pembaca menggunakan doa yang sudah biasa digunakan. Atau doa-doa umum seperti yang banyak ditulis didalam risalah doa-doa. Dan tambahkan doa diatas khusus pada hari kamis saja.
Tarik Pusaka Dengan La Haula Wala Quwwata Illa Billah
1. Puasa 3 hari,setiap selesai sholat fardhu bacalah ” laahaula
walaa quwwata ilaa billaahil aliyyil adziim ” 111x selama 3 hari.
2. sebelumnya tawasul kepada nabi muhammad, nabi khidir, dan 4 malaikat,dan para pini sepuh / para leluhur/danyang tempat dimana kita mau menarik pusaka.
3. setiap malam pada saat puasa baca ” laahaula walaa quwwata ilaa billaahil aliyyil adziim ” 1000x
cara memakainya/praktek dilapangan:
letakan telapak tangan ke tanah yang dianggap terdapat benda pusaka.( tetapi sebelumnya cari info keberadaan benda pusaka di tempat yang mau diambil selengkap-lengkapnya),.
selanjutnya nanti akan terasa energi yang sangat besar, tangan seperti kesemutan dan dengan sendirinya tangan akan bergerak tidak bisa di kendalikan, tangan akan berhenti bila sudah berada pada letak benda pusaka/gaman tesebut, sebelum menaruh telapak tanagan ke tanah baca terlebih dulu al fateha 3x, laahaula walaa quwwata ilaa billaahil aliyyil adziim 11x, syahadat 3x, sholawat 3x, dan niatakan untuk mengambil pusaka..
bila tangan sudah berada pada pusaka , mata terpejam, lalu bayangkan seperti mengambil benda dengan tenaga dalam, lalu benda akan muncul. sebelum mengambil baca basmalah 11x, al ikhlas 3x, al falaq 3x, an nas 3x.
ingat:
akan sangat berbahaya menarik pusaka apabila tidak memiliki ilmu tenaga
dalam,ilmu terawangan dan ilmu pageran badan.
sebaiknya ambil yg memang hak agar keseimbangan alam tetap terjaga dan tidak ada bencana
sebaiknya ambil yg memang hak agar keseimbangan alam tetap terjaga dan tidak ada bencana
Jumat, 06 Februari 2015
Hizib Maghribi 2
RABBI ADKHILNI MUDKHOLA SIDQIWWAAKHRIJNII MUKHROJA
SIDQIWWAJ'AL LII MILLADUNKA SULTHONANNASIIRO
Al Israa 80
Dan katakanlah: "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong
SIDQIWWAJ'AL LII MILLADUNKA SULTHONANNASIIRO
Al Israa 80
Dan katakanlah: "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong
Pengasihan Surat Ar Ra;du Ayat 31
" BISMILAH....WALAU ANNA QUR'ANAN SUYYIRAT BIHILJIBALU AUQUTHI'AT BIHIL ARDHU AUKULLIMA BIHIL MAUTAA BALLILLAHIL AMRU JAMI'AA,,..
untuk lebih jelas silahkan buka
surat ar-rad ayat 31. atau bisa dilihat potongan ayat lima belas..
khasiat dari kalimat ini sangat
banyak.. saya ungkapkan untuk pengasihan dahsyat..
cara penyatuannya. puasa 3 hari di
mulai pada hari kelahiran anda atau kelahiran si cewe... saat solat baca 3x dan
pada saat tengah malam baca 41x sesudah selesai membaca 41x bacalah doa ini
satu kali..
,,ALLAHUMMA HABIBNI
QOLBA.....BINTI.....HATTA TA'TIYA ILLA KHODIAN DALILAN MINGGOIRI MUKHLATIN
WASHGULHA BIMAHABBATI INNAKA 'ALA KULLI SYAIN QODIIR..
BACA 1X saja..
bisa tanpa puasa, dianjurkan baca stelah maghrib dan diatas jam 12 malam minim 100x stelah itu baca doa memohon kepada Allah.
Senin, 02 Februari 2015
Riadhoh Batu Merah Delima
Berikut lelaku bathin untuk mendapatkan batu
mirah delima
Lelaku dzikir Asma Allah "Ar-Rosyiid" di suatu tempat yang sunyi (khalwat atau menyepi), jauh dari keramaian selama beberapa bulan
Selama lelaku tersebut hendaknya diiringi dengan lelaku "Suci" dari segala jenis hadats. Atau dengan kata lain bila ke-sucian diri kita terbatalkan maka harus sesegera mungkin untuk mensucikannya.
Dzikir Asma' Ar-Rosyiid hendaknya diwirid sebagai berikut : "Yaa Rosyiid", karena asma ini memiliki khodam Malaikat yang bernama : 'Ithyaaiil"
Sebagai tanda-tanda keberhasilan perburuan batu ini adalah sebagai berikut :
Ketika masa khalwat anda untuk mengamalkan dzikir 'asma tersebut dianggap cukup oleh Allah, maka datanglah serombongan Malaikat yang dipimpin 'Ithyaaiil menghampiri anda.
Rombongan Malaikat tersebut akan meletakkan sebuah kursi dari sutera berwarna merah yang nantinya akan diduduki pemimpinnya
Anda tidak perlu takut..., bulatkan tekad dan niatan yang bersih hanya tertuju kepada Allah
Jawablah salam darinya apabila anda diberi salam oleh pemimpin Malaikat (khodam 'asma) tersebut dengan tenang...
Kemudian ia akan bertanya tentang hajat anda berkhalwat di tempat itu
Jawablah dengan tenang bahwa anda menginginkan untuk diberi batu rahasia yang apabila dimiliki maka dunia akan datang kepadanya dengan berlimpah ruah
Lalu pemimpin Malaikat itu memberikan beberapa persyaratan kepada anda apabila nanti anda di beri batu merah delima tersebut
Terimalah syarat tersebut dengan sungguh-sungguh karena Allah
Setelah persyaratan itu anda terima, maka khodam 'Asma Ar-Rosyiid akan memberikan batu merah delima kepada anda dan akan membeberkan rahasia / khasiat dari batu merah delima tersebut. Setelah itu secara ghaib serombongan Malaikat penjaga 'Asma Ar-Rosyiid tersebut akan meninggalkan anda sendirian secara cepat.
Tak perlu berlama-lama keheranan, maka simpanlah batu tersebut di saku anda dan pergunakan sebaik mungkin untuk menolong sesama sesuai dengan petunjuk yang telah diberikan khodam 'Asma tersebut.
Lelaku dzikir Asma Allah "Ar-Rosyiid" di suatu tempat yang sunyi (khalwat atau menyepi), jauh dari keramaian selama beberapa bulan
Selama lelaku tersebut hendaknya diiringi dengan lelaku "Suci" dari segala jenis hadats. Atau dengan kata lain bila ke-sucian diri kita terbatalkan maka harus sesegera mungkin untuk mensucikannya.
Dzikir Asma' Ar-Rosyiid hendaknya diwirid sebagai berikut : "Yaa Rosyiid", karena asma ini memiliki khodam Malaikat yang bernama : 'Ithyaaiil"
Sebagai tanda-tanda keberhasilan perburuan batu ini adalah sebagai berikut :
Ketika masa khalwat anda untuk mengamalkan dzikir 'asma tersebut dianggap cukup oleh Allah, maka datanglah serombongan Malaikat yang dipimpin 'Ithyaaiil menghampiri anda.
Rombongan Malaikat tersebut akan meletakkan sebuah kursi dari sutera berwarna merah yang nantinya akan diduduki pemimpinnya
Anda tidak perlu takut..., bulatkan tekad dan niatan yang bersih hanya tertuju kepada Allah
Jawablah salam darinya apabila anda diberi salam oleh pemimpin Malaikat (khodam 'asma) tersebut dengan tenang...
Kemudian ia akan bertanya tentang hajat anda berkhalwat di tempat itu
Jawablah dengan tenang bahwa anda menginginkan untuk diberi batu rahasia yang apabila dimiliki maka dunia akan datang kepadanya dengan berlimpah ruah
Lalu pemimpin Malaikat itu memberikan beberapa persyaratan kepada anda apabila nanti anda di beri batu merah delima tersebut
Terimalah syarat tersebut dengan sungguh-sungguh karena Allah
Setelah persyaratan itu anda terima, maka khodam 'Asma Ar-Rosyiid akan memberikan batu merah delima kepada anda dan akan membeberkan rahasia / khasiat dari batu merah delima tersebut. Setelah itu secara ghaib serombongan Malaikat penjaga 'Asma Ar-Rosyiid tersebut akan meninggalkan anda sendirian secara cepat.
Tak perlu berlama-lama keheranan, maka simpanlah batu tersebut di saku anda dan pergunakan sebaik mungkin untuk menolong sesama sesuai dengan petunjuk yang telah diberikan khodam 'Asma tersebut.
Senin, 07 Januari 2013
Riadhoh Ayat Kursi ( Khodam Sayyid Kandiyas)
Ini adalah azimah pemanggil khodam Ayat Kursi (bahasa Arab:آية الكرسى
ayatul kursi) atau Ayat Singgasana adalah ayat ke-255 dari Surah Al
Baqarah. Yang maknanya dalam Tafsir sbb:
==ALLAH, TIDAK ADA TUHAN (YANG BERHAK DISEMBAH) MELAINKAN DIA YANG HIDUP KEKAL LAGI TERUS MENERUS MENGURUS (MAKHLUK-NYA); TIDAK MENGANTUK DAN TIDAK TIDUR. KEPUNYAAN-NYA APA YANG DI LANGIT DAN DI BUMI. TIADA YANG DAPAT MEMBERI SYAFA’AT DI SISI ALLAH TANPA IZIN-NYA? ALLAH MENGETAHUI APA-APA YANG DI HADAPAN MEREKA DAN DI BELAKANG MEREKA, DAN MEREKA TIDAK MENGETAHUI APA-APA DARI ILMU ALLAH MELAINKAN APA YANG DIKEHENDAKI-NYA. KURSI ALLAH MELIPUTI LANGIT DAN BUMI. DAN ALLAH TIDAK MERASA BERAT MEMELIHARA KEDUANYA, DAN ALLAH MAHA TINGGI LAGI MAHA BESAR==
Tafsir dari Abdullah Yusuf Ali maknanya sebagai berikut: ==Allah! Tiada tuhan selain Dia yang Hidup, Yang berdiri Sendiri, Abadi, tak pernah terlena. Tak pernah tidur. Milik-Nyalah segala yang di langit, segala yang di bumi. SIAPAKAH YANG DAPAT MEMBERI PERANTARAAN DI HADAPAN-NYA TANPA IZIN-NYA? Ia mengetahui segala yang di depan mereka dan segala yang di belakang mereka; mereka takkan mampu sedikit pun menguasai ilmu-Nya kecuali yang dikehendaki-Nya. Singgasana-Nya meliputi langit dan bumi, dan tiada merasa berat Ia menjaga dan memelihara keduanya. Ia Mahatinggi, Mahabesar==
Tafsir dari Ibnu Katsir maknanya sebagai berikut: ==Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya);tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. TIADA YANG DAPAT MEMBERI SYAFA’AT DI SISI ALLAH TANPA IZIN-NYA. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya dan Allah Maha tinggi lagi Maha besar.==
Ayat inilah yang disebut Ayatul-Kursi atau Ayat Singgasana. Tiada yang mampu menerjemahkan keagungan makna ini, atau meniru irama kata-katanya yang begitu padat dan terpilih. Sifat-sifat Allah yang begitu berbeda dari segala yang kita ketahui dalam dunia kita ini, sehingga kita harus puas dengan pengertian bahwa satu-satunya kata yang tepat, yang dapat kita pakai menyebut-Nya ialah “Dia” – kata ganti yang mengandung arti nama-Nya. Nama-Nya – Allah – yang kadang salah pakai dan digunakan pada makhluk-makhluk dan benda-benda lain; dan kita harus tegas-tegas menolak setiap gagasan atau kesan bahwa ada sesuatu sebagai sekutu Allah, Tuhan Tunggal Yang Hidup. Ia hidup, tetapi hidup-Nya berdiri sendiri dan abadi, tidak tergantung kepada apa pun dan tidak terbatas oleh gagasan apapun, juga tidak akan mampu dibatasi dimensi ruang dan waktu (karena ruang dan waktu ini justeru ciptaan NYA). Sifat al-Qayyum barangkali tidak sekedar berarti “Berdiri Sendiri” tetapi juga mengandung arti “Menjaga dan memelihara hidup”, hidup-Nya merupakan sumber dan penopang yang terus-menerus terhadap segala asal bentuk kehidupan.
Ayat kursi mengandung suatu hal yang sangat agung. Dan terdapat sebuah hadits shahih dari Rasulullah, yang menyebutkan bahwa ayat tersebut adalah ayat yang paling utama di dalam kitab Allah (al-Qur’an). Imam Ahmad meriwayatkan dari Ubay bin Ka’ab, bahwa Nabi pernah bertanya kepadanya: “Apakah ayat yang paling agung di dalam kitab Allah?” “Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui,” sahut Ubay bin Ka’ab. Maka Nabi mengulang-ulang pertanyaan tersebut, dan kemudian Ubay bin Ka’ab menjawab: “Ayat Kursi.” Lalu beliau mengatakan: “Engkau akan dilelahkan oleh ilmu, hai Abu Mundzir. Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya ayat kursi itu mempunyai satu lidah dan dua bibir yang senantiasa menyucikan al-Malik (Allah) di sisi tiang Arsy.
Hidup yang sempurna adalah hidup yang penuh dengan kegiatan yang sempurna pula, kebalikannya daripada hidup yang tidak sempurna, yang dapat kita lihat di sekeliling kita, yang bukan hanya menjadi sasaran maut, tetapi juga sudah tak berdaya atau kegiatan yang berangsur surut. Singgasana, kursi, kekuatan, ilmu, simbol kekuasaan Allah tiada akan pernah terbatas, maka hiduplah dengan cahaya asmak NYA maka kita akan mendeka dalam rengkuhan NYA……
**DOA PEMANGGIL KHODAM**
Setelah membaca ayat kursi kita bisa memohon barokah kemuliaan ayat ini. Yaitu menambahkan dengan doa permohonan ijin kepada Allah SWT agar khodam Ayat Kursi yang bernama Sayyid Kandiyaas membantu segala hajat/keinginan kita. Kalau Allah SWT berkenan maka Sayyid Kandiyas akan mendatangi kita dalam beragam macam bentuk dan wujud. Tidak hanya berwujud ruhany yang bersifat metafisik. Sayyid Kandiyas bisa jadi akan menampakkan diri dalam bentuk yang tidak akan kita sangka sebelumnya.
Pengalaman pribadi (yang tentunya setiap orang tidak sama): datang dalam masuk ke tubuh seorang pria berbadan tinggi tegap usia sekitar 60-70 tahun, berambut gondrong penuh uban berkaos oblong memakai jelana jeans dan berbicara banyak hal. Sempat juga memberikan ‘oleh-oleh’ berupa sebuah bendera dan berpesan agar selalu berbuat kebaikan, hidup tanpa pamrih, bebas merdeka dari tekanan, tidak takut pada kuasa apapun senantiasa tawaduk, menghindari ujub riya sombong takabur. Hanya pasrah pada Allah SWT. Tidak ke kuasa kuasa yang lain. Subhanallah…wallahu a’lam…..
TATA CARA:
Umum
Sebagaimana riyadhoh-riyadhoh yang lain, kita perlu bertaubat dan membersihkan diri dari semua kesalahan yang telah kita kerjakan semasa hidup. Berjanji dalam hati untuk tidak mengulanginya dan memperbanyak ibadah sunnah. Mulai membuka lembaran hidup baru dengan memperbanyak amal sholeh dan shodakoh dalam berbagai bentuk sesuai tuntunan agama.
Khusus
1. Baca ayat kursi 313 x selama 3 atau 7 hari diwaktu yang sama. Misalnya usai sholat tahajud dini hari.
2. Baca doa ini 7 x.
==== BISMILLAHIRROHMAANIRR0HIIM. AS ALUKA ALLOHUMMA ANTUSAKHIROLIY RUUHAANIYYATI HAADZIHIL AYATI SYARIIFAH. TU IINUNIY ALAA QODLOOI HAWAAIJIY. AS ALUKA ALLOHUMMA AN TUSAKH KHIROLIY KHUDDAAMA HAADZIHIL AAYATIL AZHIIMAH WAD DAWATIL MUNIIFAH. YAKUUNUNA LIY AUNAN ALAA QODLOOI HAWAAIJIY. HAILAN JAULAN MALKAN. SAKKHIRLIY ABDAKA KANDIYAAS HATTA YUKALLIMANIY FII HAALI YAQZHATI WAYUIINUNIY FIY JAMII’I HAWAIJIY. KUNLIY AUNAN ALA QODLOOI HAWAIJIY. AQSAMTU ALAIKA AYYUHAS SAYYID AL KANDIYAAS AJIBNII ANTA WA KHUDAAMUKA WA AIINUNIY FII JAMII UMUURIY. BIHAQQI MAA TATAQIDUUNAHUU MINAL AZHOMATI WAL KIBRIYAAI. WA BI SAYYIDINAA MUHAMMADIN ALAIHISHSHOLAATU WASSALAAM ===
Artinya (mohon maaf karena keterbatasan saya bila ada yang kurang mohon ditambah):
Dengan menyebut asma Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang. Aku memohon kepada Mu ya Allah, tundukkanlah bagiku ruhaniyyah ayat yang mulia ini agar dia membantuku untuk menunaikan setiap hajatku. Aku mohon kepada.Mu ya Allah, tundukkanlah bagiku khodam ayat yang agung ini dan doa yang baik ini. Jadikanlah mereka pembantu dan penolongku dalam menunaikan segala hajatku. Hailan Jaulan Malkan…. Tundukkanlah bagiku hamba-Mu Kandiyas, sehingga ia dapat berbicara denganku dalam keadaan terjaga dan membantu serta menolongku dalam tercapainya segala hajatku. Jadikanlah bagiku bantuan atas tertunaikannya segala hajat-hajatku. Aku perintahkan engkau wahai Sayyid Kandiyas jawablah aku beserta seluruh pembantumu bantulah aku dalam segala urusan-urusan dan hajatku. Dengan Haq apa yang diyakinkan dengan keagungannya dan dengan berkah ayat yang agung. Dan dengan berkah junjungan kami Sayyidina Muhammad SAW).
Setelah mengamalkan selama 3/7 hari baca doa ini 20 x usai sholat fardhu.
==ALLAH, TIDAK ADA TUHAN (YANG BERHAK DISEMBAH) MELAINKAN DIA YANG HIDUP KEKAL LAGI TERUS MENERUS MENGURUS (MAKHLUK-NYA); TIDAK MENGANTUK DAN TIDAK TIDUR. KEPUNYAAN-NYA APA YANG DI LANGIT DAN DI BUMI. TIADA YANG DAPAT MEMBERI SYAFA’AT DI SISI ALLAH TANPA IZIN-NYA? ALLAH MENGETAHUI APA-APA YANG DI HADAPAN MEREKA DAN DI BELAKANG MEREKA, DAN MEREKA TIDAK MENGETAHUI APA-APA DARI ILMU ALLAH MELAINKAN APA YANG DIKEHENDAKI-NYA. KURSI ALLAH MELIPUTI LANGIT DAN BUMI. DAN ALLAH TIDAK MERASA BERAT MEMELIHARA KEDUANYA, DAN ALLAH MAHA TINGGI LAGI MAHA BESAR==
Tafsir dari Abdullah Yusuf Ali maknanya sebagai berikut: ==Allah! Tiada tuhan selain Dia yang Hidup, Yang berdiri Sendiri, Abadi, tak pernah terlena. Tak pernah tidur. Milik-Nyalah segala yang di langit, segala yang di bumi. SIAPAKAH YANG DAPAT MEMBERI PERANTARAAN DI HADAPAN-NYA TANPA IZIN-NYA? Ia mengetahui segala yang di depan mereka dan segala yang di belakang mereka; mereka takkan mampu sedikit pun menguasai ilmu-Nya kecuali yang dikehendaki-Nya. Singgasana-Nya meliputi langit dan bumi, dan tiada merasa berat Ia menjaga dan memelihara keduanya. Ia Mahatinggi, Mahabesar==
Tafsir dari Ibnu Katsir maknanya sebagai berikut: ==Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya);tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. TIADA YANG DAPAT MEMBERI SYAFA’AT DI SISI ALLAH TANPA IZIN-NYA. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya dan Allah Maha tinggi lagi Maha besar.==
Ayat inilah yang disebut Ayatul-Kursi atau Ayat Singgasana. Tiada yang mampu menerjemahkan keagungan makna ini, atau meniru irama kata-katanya yang begitu padat dan terpilih. Sifat-sifat Allah yang begitu berbeda dari segala yang kita ketahui dalam dunia kita ini, sehingga kita harus puas dengan pengertian bahwa satu-satunya kata yang tepat, yang dapat kita pakai menyebut-Nya ialah “Dia” – kata ganti yang mengandung arti nama-Nya. Nama-Nya – Allah – yang kadang salah pakai dan digunakan pada makhluk-makhluk dan benda-benda lain; dan kita harus tegas-tegas menolak setiap gagasan atau kesan bahwa ada sesuatu sebagai sekutu Allah, Tuhan Tunggal Yang Hidup. Ia hidup, tetapi hidup-Nya berdiri sendiri dan abadi, tidak tergantung kepada apa pun dan tidak terbatas oleh gagasan apapun, juga tidak akan mampu dibatasi dimensi ruang dan waktu (karena ruang dan waktu ini justeru ciptaan NYA). Sifat al-Qayyum barangkali tidak sekedar berarti “Berdiri Sendiri” tetapi juga mengandung arti “Menjaga dan memelihara hidup”, hidup-Nya merupakan sumber dan penopang yang terus-menerus terhadap segala asal bentuk kehidupan.
Ayat kursi mengandung suatu hal yang sangat agung. Dan terdapat sebuah hadits shahih dari Rasulullah, yang menyebutkan bahwa ayat tersebut adalah ayat yang paling utama di dalam kitab Allah (al-Qur’an). Imam Ahmad meriwayatkan dari Ubay bin Ka’ab, bahwa Nabi pernah bertanya kepadanya: “Apakah ayat yang paling agung di dalam kitab Allah?” “Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui,” sahut Ubay bin Ka’ab. Maka Nabi mengulang-ulang pertanyaan tersebut, dan kemudian Ubay bin Ka’ab menjawab: “Ayat Kursi.” Lalu beliau mengatakan: “Engkau akan dilelahkan oleh ilmu, hai Abu Mundzir. Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya ayat kursi itu mempunyai satu lidah dan dua bibir yang senantiasa menyucikan al-Malik (Allah) di sisi tiang Arsy.
Hidup yang sempurna adalah hidup yang penuh dengan kegiatan yang sempurna pula, kebalikannya daripada hidup yang tidak sempurna, yang dapat kita lihat di sekeliling kita, yang bukan hanya menjadi sasaran maut, tetapi juga sudah tak berdaya atau kegiatan yang berangsur surut. Singgasana, kursi, kekuatan, ilmu, simbol kekuasaan Allah tiada akan pernah terbatas, maka hiduplah dengan cahaya asmak NYA maka kita akan mendeka dalam rengkuhan NYA……
**DOA PEMANGGIL KHODAM**
Setelah membaca ayat kursi kita bisa memohon barokah kemuliaan ayat ini. Yaitu menambahkan dengan doa permohonan ijin kepada Allah SWT agar khodam Ayat Kursi yang bernama Sayyid Kandiyaas membantu segala hajat/keinginan kita. Kalau Allah SWT berkenan maka Sayyid Kandiyas akan mendatangi kita dalam beragam macam bentuk dan wujud. Tidak hanya berwujud ruhany yang bersifat metafisik. Sayyid Kandiyas bisa jadi akan menampakkan diri dalam bentuk yang tidak akan kita sangka sebelumnya.
Pengalaman pribadi (yang tentunya setiap orang tidak sama): datang dalam masuk ke tubuh seorang pria berbadan tinggi tegap usia sekitar 60-70 tahun, berambut gondrong penuh uban berkaos oblong memakai jelana jeans dan berbicara banyak hal. Sempat juga memberikan ‘oleh-oleh’ berupa sebuah bendera dan berpesan agar selalu berbuat kebaikan, hidup tanpa pamrih, bebas merdeka dari tekanan, tidak takut pada kuasa apapun senantiasa tawaduk, menghindari ujub riya sombong takabur. Hanya pasrah pada Allah SWT. Tidak ke kuasa kuasa yang lain. Subhanallah…wallahu a’lam…..
TATA CARA:
Umum
Sebagaimana riyadhoh-riyadhoh yang lain, kita perlu bertaubat dan membersihkan diri dari semua kesalahan yang telah kita kerjakan semasa hidup. Berjanji dalam hati untuk tidak mengulanginya dan memperbanyak ibadah sunnah. Mulai membuka lembaran hidup baru dengan memperbanyak amal sholeh dan shodakoh dalam berbagai bentuk sesuai tuntunan agama.
Khusus
1. Baca ayat kursi 313 x selama 3 atau 7 hari diwaktu yang sama. Misalnya usai sholat tahajud dini hari.
2. Baca doa ini 7 x.
==== BISMILLAHIRROHMAANIRR0HIIM. AS ALUKA ALLOHUMMA ANTUSAKHIROLIY RUUHAANIYYATI HAADZIHIL AYATI SYARIIFAH. TU IINUNIY ALAA QODLOOI HAWAAIJIY. AS ALUKA ALLOHUMMA AN TUSAKH KHIROLIY KHUDDAAMA HAADZIHIL AAYATIL AZHIIMAH WAD DAWATIL MUNIIFAH. YAKUUNUNA LIY AUNAN ALAA QODLOOI HAWAAIJIY. HAILAN JAULAN MALKAN. SAKKHIRLIY ABDAKA KANDIYAAS HATTA YUKALLIMANIY FII HAALI YAQZHATI WAYUIINUNIY FIY JAMII’I HAWAIJIY. KUNLIY AUNAN ALA QODLOOI HAWAIJIY. AQSAMTU ALAIKA AYYUHAS SAYYID AL KANDIYAAS AJIBNII ANTA WA KHUDAAMUKA WA AIINUNIY FII JAMII UMUURIY. BIHAQQI MAA TATAQIDUUNAHUU MINAL AZHOMATI WAL KIBRIYAAI. WA BI SAYYIDINAA MUHAMMADIN ALAIHISHSHOLAATU WASSALAAM ===
Artinya (mohon maaf karena keterbatasan saya bila ada yang kurang mohon ditambah):
Dengan menyebut asma Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang. Aku memohon kepada Mu ya Allah, tundukkanlah bagiku ruhaniyyah ayat yang mulia ini agar dia membantuku untuk menunaikan setiap hajatku. Aku mohon kepada.Mu ya Allah, tundukkanlah bagiku khodam ayat yang agung ini dan doa yang baik ini. Jadikanlah mereka pembantu dan penolongku dalam menunaikan segala hajatku. Hailan Jaulan Malkan…. Tundukkanlah bagiku hamba-Mu Kandiyas, sehingga ia dapat berbicara denganku dalam keadaan terjaga dan membantu serta menolongku dalam tercapainya segala hajatku. Jadikanlah bagiku bantuan atas tertunaikannya segala hajat-hajatku. Aku perintahkan engkau wahai Sayyid Kandiyas jawablah aku beserta seluruh pembantumu bantulah aku dalam segala urusan-urusan dan hajatku. Dengan Haq apa yang diyakinkan dengan keagungannya dan dengan berkah ayat yang agung. Dan dengan berkah junjungan kami Sayyidina Muhammad SAW).
Setelah mengamalkan selama 3/7 hari baca doa ini 20 x usai sholat fardhu.
Rabu, 02 Januari 2013
Riadhoh Kalimat Laa Ilaaha Illallah
Amalan ini untuk mempunyai Khodam dari golongan rukhani yang ta'at dan membantu segala hajat atas ijin dan kuasa Allah.
Di amalkan selama 7 malam tanpa putus
Setiap malam setelah sunnah hajat 4 rokaat bacalah LAA ILAAHA ILLALLAH 3465x secara khusuk dan tarthil (tidak terburu-buru).
Pada malam ke 7 akan datang makhluq dari golongan rukhani dan akan menjadi Khodam Anda.setelah memberitahu cara memanggilnya.
Syarat :
Puasa Mutih 7 hari dimulai hari minggu,amalan dimulai malam senin.
Pakaian serba putih dan suci,kamar harus suci sambil bakar bukhur bebas dan memakai wangi-wangian non alkohol.
BACALAH:
LAA ILAAHA ILLALLAH. 3465x
Tiap 60X dan 100X bacalah QOSAMNYA 1X:
INILAH QOSAMNYA:
..........أجب ايهاالرو
Ada lanjutannya , ...masih saya pelajari arti makna qosamnya..
Sabtu, 29 Desember 2012
Menundukkan Golongan Jin ( Dengan Surat Saba’ ayat 12 )
Menundukkan Golongan Jin
( Dengan Surat Saba’ ayat 12 )
وَمِنَ الْجِنِّ مَن يَعْمَلُ بَيْنَ يَدَيْهِ بِإِذْنِ رَبِّهِ وَمَن يَزِغْ مِنْهُمْ عَنْ أَمْرِنَا نُذِقْهُ مِنْ عَذَابِ السَّعِيرِ
Khasiat dari ayat 12 surat Saba’ di atas di jelaskan di dalam kitab Syumusul Anwar hal 28 di dalam bab ” Fi Khowasi Al-Ayaati Al-Qur’aniyyah” ( Bab menerangkan Ke Khususan Ayat-Ayat Al-Qur’an ), Bahwa khasiat dari ayat 12 surat Saba’ adalah untuk menundukkan semua golongan Jin tata caranya adalah sebagai berikut :
1. Berpuasa selama 40 hari dengan berbuka tidak boleh memakan makanan yg bernyawa
2. Selama berpuasa membaca Ayat di atas 100 x setiap selesai Sholat Fardhu
3. Setiap membaca Ayat di atas harus selalu memakai wangi-wangian baikMisk atau Bukhur
Setelah sempurna puasa 40 hari maka akan terbakarlah/tersingkaplah Hizab/penutup yang menutupi penglihatan anda dari Alam Ghaib, Anda akan masuk kesalah satu Alam ghaib dan melihat sebuah kota yg berwarna Putih di sekeliling kota tsb mengalir 2 sungai yang sangat indah dan di tepian kedua sungai tsb terdapat kebun yang di penuhi oleh pohon – pohon Marzan dan anda akan melihat di tengah- tengah kebun terdapat sebuah Qubbah yang ditutupi dengan kain Sutra berwarna Putih di dalam Qubbah tsb terdapat Kursi yang dihiasi oleh batu-batu mulia Yaqut & Mutiara, Maka bangunlah anda dan bertawakkal lah pada Alloh yg maha hidup dan tidak pernah mati, janganlah anda berbicara pada seseorangpun sehingga anda duduk pada Kursi tersebut, setelah anda duduk pada kursi tsb bacalah Surat Saba’ ayat 13 yaitu :
اعْمَلُوا آلَ دَاوُودَ شُكْراً
Setelah anda membaca Ayat 13 dari surat Saba’ tsb, Maka akan datang kehadapan anda salah seorang raja dari golongan raja-raja Jin seraya mengucapkan salam, maka balaslah salamnya kemudian sibukkan diri anda dengan mengulang-ulang bacaan Surat Saba’ ayat 13, Maka anda akanmelihat Bala tentara yang sangat besar telah memenuhi Ufuq, Bala tentara tsb dipimpin oleh seorang raja Jin yang sangat agung dan berwibawa yang berpakaian serba putih dan memegang sebilah Tombak yang terdapat bendera dari kain Sutra berwarna putih tertulis pada bendera tersebut Ayat 13 dari surat Saba’ sebanyak 3 garis, garis pertama dari benang sutra Hijau, Kuning dan merah, Maka ucapkanlah salam pada Raja tsb 3 x salam, Maka raja tsb akan membalas salam anda yang kemudian dia akan berbicara pada anda dengan bahasa Suryaniyyah, Maka Alloh S.W.T akan memberikan kefahaman pada anda tentang ma’na dari bahasa Suryaniyyah tsb, Lalu sebutkanlah permintaan yang anda inginkan dari menundukkan golongan Jin, Maka Raja Jin tsb akan memberikan anda sebuah cincin yang tertulis pada cincin tsb Ayat Al-Qur’an Surat Ali Imran ayat 173 yaitu :
حَسْبُنَا اللّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
Maka apabila anda meminta sesuatu perkara padanya gerak-gerakanlah cincin tsb pada jari anda sambil membaca حَسْبُنَا اللّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ maka khodam tsb akan datang di hadapan anda secara terlihat oleh mata anda sendiri tapi tidak akan terlihat oleh orang lain, kemampuan Khodam ini merupakan rahasia yang sangat besar di dalam hajat atau keinginan manusia tentang Khowariqul ‘Adah ( adat-adat diluar kebiasaan manusia ).
Catatan yg di baca selama berpuasa Ayat 12 surat Saba’ ,
yg di baca ketika duduk di kursi alam ghaib Surat saba’ ayat 13
dan yang dibaca untuk memanggil khodamnya surat Ali Imraan ayat 137
( Dengan Surat Saba’ ayat 12 )
وَمِنَ الْجِنِّ مَن يَعْمَلُ بَيْنَ يَدَيْهِ بِإِذْنِ رَبِّهِ وَمَن يَزِغْ مِنْهُمْ عَنْ أَمْرِنَا نُذِقْهُ مِنْ عَذَابِ السَّعِيرِ
Khasiat dari ayat 12 surat Saba’ di atas di jelaskan di dalam kitab Syumusul Anwar hal 28 di dalam bab ” Fi Khowasi Al-Ayaati Al-Qur’aniyyah” ( Bab menerangkan Ke Khususan Ayat-Ayat Al-Qur’an ), Bahwa khasiat dari ayat 12 surat Saba’ adalah untuk menundukkan semua golongan Jin tata caranya adalah sebagai berikut :
1. Berpuasa selama 40 hari dengan berbuka tidak boleh memakan makanan yg bernyawa
2. Selama berpuasa membaca Ayat di atas 100 x setiap selesai Sholat Fardhu
3. Setiap membaca Ayat di atas harus selalu memakai wangi-wangian baikMisk atau Bukhur
Setelah sempurna puasa 40 hari maka akan terbakarlah/tersingkaplah Hizab/penutup yang menutupi penglihatan anda dari Alam Ghaib, Anda akan masuk kesalah satu Alam ghaib dan melihat sebuah kota yg berwarna Putih di sekeliling kota tsb mengalir 2 sungai yang sangat indah dan di tepian kedua sungai tsb terdapat kebun yang di penuhi oleh pohon – pohon Marzan dan anda akan melihat di tengah- tengah kebun terdapat sebuah Qubbah yang ditutupi dengan kain Sutra berwarna Putih di dalam Qubbah tsb terdapat Kursi yang dihiasi oleh batu-batu mulia Yaqut & Mutiara, Maka bangunlah anda dan bertawakkal lah pada Alloh yg maha hidup dan tidak pernah mati, janganlah anda berbicara pada seseorangpun sehingga anda duduk pada Kursi tersebut, setelah anda duduk pada kursi tsb bacalah Surat Saba’ ayat 13 yaitu :
اعْمَلُوا آلَ دَاوُودَ شُكْراً
Setelah anda membaca Ayat 13 dari surat Saba’ tsb, Maka akan datang kehadapan anda salah seorang raja dari golongan raja-raja Jin seraya mengucapkan salam, maka balaslah salamnya kemudian sibukkan diri anda dengan mengulang-ulang bacaan Surat Saba’ ayat 13, Maka anda akanmelihat Bala tentara yang sangat besar telah memenuhi Ufuq, Bala tentara tsb dipimpin oleh seorang raja Jin yang sangat agung dan berwibawa yang berpakaian serba putih dan memegang sebilah Tombak yang terdapat bendera dari kain Sutra berwarna putih tertulis pada bendera tersebut Ayat 13 dari surat Saba’ sebanyak 3 garis, garis pertama dari benang sutra Hijau, Kuning dan merah, Maka ucapkanlah salam pada Raja tsb 3 x salam, Maka raja tsb akan membalas salam anda yang kemudian dia akan berbicara pada anda dengan bahasa Suryaniyyah, Maka Alloh S.W.T akan memberikan kefahaman pada anda tentang ma’na dari bahasa Suryaniyyah tsb, Lalu sebutkanlah permintaan yang anda inginkan dari menundukkan golongan Jin, Maka Raja Jin tsb akan memberikan anda sebuah cincin yang tertulis pada cincin tsb Ayat Al-Qur’an Surat Ali Imran ayat 173 yaitu :
حَسْبُنَا اللّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
Maka apabila anda meminta sesuatu perkara padanya gerak-gerakanlah cincin tsb pada jari anda sambil membaca حَسْبُنَا اللّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ maka khodam tsb akan datang di hadapan anda secara terlihat oleh mata anda sendiri tapi tidak akan terlihat oleh orang lain, kemampuan Khodam ini merupakan rahasia yang sangat besar di dalam hajat atau keinginan manusia tentang Khowariqul ‘Adah ( adat-adat diluar kebiasaan manusia ).
Catatan yg di baca selama berpuasa Ayat 12 surat Saba’ ,
yg di baca ketika duduk di kursi alam ghaib Surat saba’ ayat 13
dan yang dibaca untuk memanggil khodamnya surat Ali Imraan ayat 137
SAEFUL QOTIL ( Pedang Pembunuh )
Saeful Qotil ini di ambil dari kitab Sirrul Jalil ( Syeikh Al-Qutub Abu Hasan Asy-Syadzili R.A, Apabila anda ingin menghancurkan musuh, Membunuh musuh, menghancurkan rumahnya, Merobohkan Bangunannya, Membakar tempatnya, Mengirimkan Azab Azab yang sangat pedih kepada musuh anda kerjakanlah Ilmu Saeful Qotil ini pada hari sabtu di mulai sebelum terbit mata hari ( Waktu Sahur ) berikut tata cara Ilmu Saeful Qotil di bawah ini :
1. Membaca 1000 x surat Ali Imraan ayat 173
حَسْبُنَا اللّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
2. Setiap anda mendapat kan 60 x bacaan dari ayat di atas membaca 2ayat di bawah ini 1x ( Al-Maidah 59-60 )
قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ هَلْ تَنقِمُونَ مِنَّا إِلاَّ أَنْ آمَنَّا بِاللّهِ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْنَا وَمَا أُنزِلَ مِن قَبْلُ وَأَنَّ أَكْثَرَكُمْ فَاسِقُونَ
قُلْ هَلْ أُنَبِّئُكُم بِشَرٍّمِّن شَرٌّذَلِكَ مَثُوبَةً عِندَ اللّهُ مَن لَّعَنَ اللّهُ أُوْلَـئِكَ الطَّاغُوتَ وَعَبَدَ وَالْخَنَازِيرَ الْقِرَدَةَ مِنْهُمُ
وَجَعَلَ عَلَيْهِ السَّبِيلِ سَوَاء عَن وَأَضَلُّ مَّكَاناً
qul yaa ahla alkitaabi hal tanqimuuna minnaa illaa an aamannaa biallaahi wamaa unzila ilaynaa wamaa unzila min qablu wa-anna aktsarakum faasiquuna
qul hal unabbi-ukum bisyarrin min dzaalika matsuubatan ‘inda allaahi man la’anahu allaahu waghadhiba ‘alayhi waja’ala minhumu alqiradata waalkhanaaziira wa’abada alththaaghuuti ulaa-ika syarrun makaanan wa-adhallu ‘an sawaa-i alssabiili
Lalu baca do’a di bawah ini 1x :
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
KHUDZUU …………AKHODZA ‘AZIZIN MUTAQODDIRIN FABILLAHI WA BIROSUULIHI SALLALLOHU ALAIHI WA SALLAM SUMMA BIKUM AJIIBUU BILLADZI KHOLAQOKUM MIN NURIHI WA ASKANAKUM FI SAMA IHI WA ADNAKUM MIN HIJABIHI WA QOROBAKUM MIN ‘ARSYIHI WA AMADDAKUM BI NURIN MUSYA’SYA’IN SATI’IN LAMI’IN TAKHTIFU BIHIL ABSORU WA JA’ALA BI AYDIIKUM HAROBAN MIN NARIL MAGBUTI BIHUBBIKUM ALAIKUM BIL KALIMATIL MUQODDASATI YA KHUDDAMU HADZIHIL ASMA I WAL AYATIS SYARIFATI IF ‘ALUU MA’A…………..( Titik2 di isi nama target & Ingin Azab apa untuk target )
Gunakanlah dengan Bijak agar tidak berbalik pada anda sendiri. Dan ingatlah selalu pada Tuhan Mu yang menjadikan kita hidup, dan menjadikan kita mati. Kepada Nya juga kita semua akan kembali.
1. Membaca 1000 x surat Ali Imraan ayat 173
حَسْبُنَا اللّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
2. Setiap anda mendapat kan 60 x bacaan dari ayat di atas membaca 2ayat di bawah ini 1x ( Al-Maidah 59-60 )
قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ هَلْ تَنقِمُونَ مِنَّا إِلاَّ أَنْ آمَنَّا بِاللّهِ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْنَا وَمَا أُنزِلَ مِن قَبْلُ وَأَنَّ أَكْثَرَكُمْ فَاسِقُونَ
قُلْ هَلْ أُنَبِّئُكُم بِشَرٍّمِّن شَرٌّذَلِكَ مَثُوبَةً عِندَ اللّهُ مَن لَّعَنَ اللّهُ أُوْلَـئِكَ الطَّاغُوتَ وَعَبَدَ وَالْخَنَازِيرَ الْقِرَدَةَ مِنْهُمُ
وَجَعَلَ عَلَيْهِ السَّبِيلِ سَوَاء عَن وَأَضَلُّ مَّكَاناً
qul yaa ahla alkitaabi hal tanqimuuna minnaa illaa an aamannaa biallaahi wamaa unzila ilaynaa wamaa unzila min qablu wa-anna aktsarakum faasiquuna
qul hal unabbi-ukum bisyarrin min dzaalika matsuubatan ‘inda allaahi man la’anahu allaahu waghadhiba ‘alayhi waja’ala minhumu alqiradata waalkhanaaziira wa’abada alththaaghuuti ulaa-ika syarrun makaanan wa-adhallu ‘an sawaa-i alssabiili
Lalu baca do’a di bawah ini 1x :
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
KHUDZUU …………AKHODZA ‘AZIZIN MUTAQODDIRIN FABILLAHI WA BIROSUULIHI SALLALLOHU ALAIHI WA SALLAM SUMMA BIKUM AJIIBUU BILLADZI KHOLAQOKUM MIN NURIHI WA ASKANAKUM FI SAMA IHI WA ADNAKUM MIN HIJABIHI WA QOROBAKUM MIN ‘ARSYIHI WA AMADDAKUM BI NURIN MUSYA’SYA’IN SATI’IN LAMI’IN TAKHTIFU BIHIL ABSORU WA JA’ALA BI AYDIIKUM HAROBAN MIN NARIL MAGBUTI BIHUBBIKUM ALAIKUM BIL KALIMATIL MUQODDASATI YA KHUDDAMU HADZIHIL ASMA I WAL AYATIS SYARIFATI IF ‘ALUU MA’A…………..( Titik2 di isi nama target & Ingin Azab apa untuk target )
Gunakanlah dengan Bijak agar tidak berbalik pada anda sendiri. Dan ingatlah selalu pada Tuhan Mu yang menjadikan kita hidup, dan menjadikan kita mati. Kepada Nya juga kita semua akan kembali.
AYAT-AYAT SYIFA
Didalam sebuah kisah, Imam Abu Qasim Qushairi ra. berkata: “seorang di antara anakku jatuh sakit sehingga dia hampir maut. Di waktu itu aku bermimpi bertemu Rasulullah s.a.w. Baginda bersabda: “Mengapakah kamu tidak ambil faedah pada ayat-ayat syifa’? Mengapa tidak kamu mengamalkan ayat-ayat itu dan memohon (kepada Allah s.w.t.) disembuhkan?” Setelah terjaga aku mula memikirkan peristiwa itu. Setelah diteliti (al-Quran) maka aku temui ayat-ayat itu pada ENAM tempat, yaitu sebagai berikut:
Wa yanshurkum `alayhim wa yasyfi shuduura qawmim-mu’miniin
Dan (Allah ) akan melegakan hati orang-orang yang beriman
[At-Taubah 9: 14]
Yaa ayyuhaan-naasu qad jaa atkum maw`izhatum mir-rabbikum wa syifaa-ul-limaa fish-shuduuri wa hudaw wa rahmatul-lil mu’miniin
Hai Manusia, sesunguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.
[Yunus 10: 57]
Yakhruju mim-buthuunihaa syaraabum-mukhtalifun alwaanuhu fiihi syifaa-ul-linnaas
Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.
[An-Nahl 16: 69]
Wa nunazzilu minal qur-aani maa huwa syifaa-uw warahmatul-lil mu’miniin
Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.
[Bani Israil (Al-Israa) 17: 82]
Wa idzaa maridhtu fahuwa yasyfiini
Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku
[Do’a Nabi Ibrahim dalam Surat Asy-Syu’raa’ 26:80]
Qul huwa lilladziina aamanuu hudaw wasyifaa’uw-walladziina laa yu’minuun
Dan katakanlah (wahai Muhammad ) bahwa (Qur’an) itu adalah petunjuk dan menyembuhkan bagi orang-orang yang beriman.[Fushshilat 41:44]
Wa yanshurkum `alayhim wa yasyfi shuduura qawmim-mu’miniin
Dan (Allah ) akan melegakan hati orang-orang yang beriman
[At-Taubah 9: 14]
Yaa ayyuhaan-naasu qad jaa atkum maw`izhatum mir-rabbikum wa syifaa-ul-limaa fish-shuduuri wa hudaw wa rahmatul-lil mu’miniin
Hai Manusia, sesunguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.
[Yunus 10: 57]
Yakhruju mim-buthuunihaa syaraabum-mukhtalifun alwaanuhu fiihi syifaa-ul-linnaas
Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.
[An-Nahl 16: 69]
Wa nunazzilu minal qur-aani maa huwa syifaa-uw warahmatul-lil mu’miniin
Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.
[Bani Israil (Al-Israa) 17: 82]
Wa idzaa maridhtu fahuwa yasyfiini
Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku
[Do’a Nabi Ibrahim dalam Surat Asy-Syu’raa’ 26:80]
Qul huwa lilladziina aamanuu hudaw wasyifaa’uw-walladziina laa yu’minuun
Dan katakanlah (wahai Muhammad ) bahwa (Qur’an) itu adalah petunjuk dan menyembuhkan bagi orang-orang yang beriman.[Fushshilat 41:44]
Ayat- Ayat Hifidz (Perlindungan)
( Ayat Penjagaan )
Di riwayatkan di dalamKitab Hayatul Hayawan Al-Qubro Juz II Hal 482-483 kepunyaan Al-’Allamah Al-Fahamah As-Syeikh Kamaluddin Ad-Damiry R.A di ceritakan Abu Muhammad Abdulloh bin Yahya Bin Abi Haystim Al-Mas’aby, Beliau merupakan salah satu Imam yg Sholih dari negri Yaman yang juga salah satu sahabat dekatnya Imam Syafi’i R.A pada suatu hari beliau melihat satu ekor Kambing Qibasy yang sedang di kelilingi oleh 3 ekor Serigala yang anehnya ke 3 Serigala tsb tidak berani untuk mendekatinya apalagi menggigit, setelah sekian lama akhirnya Syeikh Abu Muhammad mengusir serigala2 tsb, Kemudian beliau mendekati Kambing tsb ternyata di lehernya tergantung kertas yang terdapat tulisan Ayat2 Hifidz di bawah ini.
Kemudian Syeikh menulis Ayat2 Hifidz tersebut pada selembar kertas karena tabarrukan lalu beliau bawa serta Tulisan tsb, Pada suatu ketika Syeikh Abu Muhammad di hadang oleh para perampok yang memukulkan pedang2 nya ke tubuh dan leher Syeikh Abu Muhammad, tetapi pedang2 para perampok tersebut tidak bisa membuat cacad bajunya apalagi melukai Tubuhnya Syeikh Abu Muhammad berkat Wasilah Ayat Hifidz yang beliau bawa inilah Ayat2 Hifidz yang di maksud :
1. Surat Al-baqoroh ayat 255
وَلاَ يَؤُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
2. Surat Al-An’am Ayat 61
وَيُرْسِلُ عَلَيْكُم حَفَظَةً
3. Surat Hud Ayat 57
إِنَّ رَبِّي عَلَىَ كُلِّ شَيْءٍ حَفِيظٌ
4. Surat Yusuf Ayat 64
فَاللّهُ خَيْرٌ حَافِظاً وَهُوَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ
5. Surat Ar-Ra’d Ayat 11
لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِّن بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللّهِ
6. Surat Al-Hijir Ayat 9
إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ
7. Surat Al-Hijir Ayat 17
وَحَفِظْنَاهَا مِن كُلِّ شَيْطَانٍ رَّجِيمٍ
8. Surat Al-Anbiya Ayat 32
وَجَعَلْنَا السَّمَاء سَقْفاً مَّحْفُوظاً
9.Surat As-Soffat ayat 7
وَحِفْظاً مِّن كُلِّ شَيْطَانٍ مَّارِدٍ
10.Surat Fussilat Ayat 12
وَحِفْظاً ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ
11.Surat Saba’ Ayat 21
وَرَبُّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ حَفِيظٌ
12.Surat Asy-Syuroo’ Ayat 6
حَفِيظٌ عَلَيْهِمْ وَمَا أَنتَ عَلَيْهِم بِوَكِيلٍ
13.Surat Al-Infitor Ayat 10, 11, 12
وَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحَافِظِينَ كِرَاماً كَاتِبِينَ يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ
14.Surat At-Toriq Ayat 4
إِن كُلُّ نَفْسٍ لَّمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌ
15.Surat Al-Buruj Ayat 12-22
إِنَّ بَطْشَ رَبِّكَ لَشَدِيدٌ إِنَّهُ هُوَ يُبْدِئُ وَيُعِيدُ وَهُوَ الْغَفُورُ الْوَدُودُ ذُو الْعَرْشِ الْمَجِيدُ
فَعَّالٌ لِّمَا يُرِيدُ هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْجُنُودِ فِرْعَوْنَ وَثَمُودَ بَلِ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي تَكْذِيبٍ
وَاللَّهُ مِن وَرَائِهِم مُّحِيطٌ بَلْ هُوَ قُرْآنٌ مَّجِيدٌ فِي لَوْحٍ مَّحْفُوظٍ
Ayat2 Hifidz ini di tulis pada kertas Putih atau di dawamkan Ba’da Sholat Magrib dan Subuh 3x
Dapat mencegah gangguan2 Jin,Ifrit, Setan dan makhluq Halus lainnya Khususnya ketika anda ber Riyadhoh atau Kholwat Juga dapat menjadikan anda kebal dari segala macam senjata tajam, ( Bacok, Iris, Tusuk ), tahan pukul, dilindungi dari segala macam pengaruh ilmu hitam,Apabila terus-terusan dawam akan kebal dari peluru, Tahan panas, dan Ayat Hifidz ini bisa di isikan pada cincin yang ada Batunya lebih bagus batu Mulia seperti Jamrud,Blue Safir, Ruby dll Khasiatnya untuk Penjagaan dan kekebalan caranya cincin atau Batu tsb di taruh di piring kecil yang telah di Beri Misik/ Minyak Wangi tanpa Alkohol lalu baca Sholawat Nabi 313 X dan Ayat2 Hifidz 313 x di tiupkan pada cincin/batu tsb.
Tulislah secara lengkap ayat tersebut pada kertas, ayat yang diatas hanya sedikit bagian untuk menghemat waktu penulisan.
Langganan:
Postingan (Atom)